Menu

LSD adalah: Apa itu LSD?

LSD adalah singkatan dari Lysergyc Acid Diethylamide, sejenis narkotika sintesis yang terbuat dari sari jamur kering yang sering tumbuh pada biji-bijian dan rumput gandum. Kandungan asam lysergic dari tumbuhan jamur inilah yang diolah lebih lanjut menjadi LSD. Sebutan lain dari LSD adalah acid, sugar cubes, blotter, dan lain-lain. Banyak ahli yang mengatakan bahwa LSD adalah jenis narkotika yang sangat ampuh karena dapat mengubah suasana hati seseorang. Obat ini juga dapat memengaruhi mental seseorang sehingga termasuk ke dalam golongan halusinogen.

Dampak mental ini didapat melalui penelitian pada tahun 1943 di laboratorium Sandoz. Penelitian tersebut menemukan bahwa LSD memiliki dampak mental dan gangguan psikologis bagi para pemakainya. LSD yang beredar umumnya berbentuk pil, tablet, kapsul, dan gelatin. Awalnya, LSD berbentuk kristal yang telah dicampur oleh bahan-bahan pengisi lainnya. Kristal LSD ini juga sering diencerkan yang digunakan untuk membuat formulasi cairan.

LSD termasuk ke dalam obat yang berbahaya, tidak berwarna, tidak berbau, dan memiliki rasa yang sedikit pahit. Setelah LSD terserap dalam tubuh pemakai, efek yang muncul bisa bertahan selama 6-8 jam, ditambah dengan efek penurunan selama 2-6 jam. Para pemakai akan merasakan terjadinya peningkatan energi, halusinasi, dan sulit tidur. Kadang-kadang muncul penglihatan motif gambar bergerak, perubahan bentuk benda, mendengar suara, atau melihat sosok lain. Semua efek ini dinamakan tripping.

Selain itu, para pengonsumsi LSD juga akan merasakan perubahan suasana hati dan perasaan. Orang yang berada di bawah pengaruh LSD akan lebih mudah dilihat dari perubahaan suasana hati dan perasaan yang cukup drastis dibanding tanda-tanda fisik. Pengguna mungkin akan merasakan perubahan emosi yang berbeda sekaligus atau mengalami mood swing yang sangat cepat.

Menurut laman National Institute on Drug Abuse, di Amerika, LSD belum dianggap sebagai obat adiktif golongan tinggi karena belum menghasilkan perilaku mencari obat secara kompulsif (kecanduan). Namun, LSD menyebabkan tubuh jadi toleran. Artinya, pengguna akan mengambil obat berulang kali dan mengambil dosis yang lebih tinggi sehingga menimbulkan efek berbahaya.

Demikianlah penjelasan tentang LSD adalah: Apa itu LSD?. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *