Pengertian Tari Tradisional Secara Umum dan Menurut Jenis Tarinya Masing-Masing

Ketika ditanya apa itu tari tradisional, bagaimana anda akan menjawabnya? Jawaban sederhana yang terlontarkan biasanya menyebutkan bahwa tari tradisional adalah tari daerah sejak jaman nenek moyang kita. Ya, jawaban itu tidak salah sepenuhnya, tapi tidak sesederhana itu juga. Untuk mengetahui pengertian tari tradisional dengan lebih lengkap, kita dapat menyimpulkannya dari ciri-ciri tari itu sendiri. Biasanya ciri-ciri tari itu kita alami sendiri dalam kehidupan kita karena buktinya tari tersebut masih ada hingga sekarang. Selain itu, tari ini memiliki beberapa jenis untuk diketahui juga. Tentu saja, pengertian tiap jenisnya berbeda satu sama lain. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas dalam kesempatan ini. Bagaimana pun juga kita perlu untuk mengetahui budaya kita sendiri.

Ciri-Ciri Tari Tradisional dan Pengertiannya

Loading...

Jika anda perhatikan tari tradisional satu dengan yang lainnya, pasti akan anda temukan beberapa kesamaan dari karakteristiknya. Meski tariannya berbeda tergantung daerahnya, sifatnya tetaplah sama karena tari-tari tersebut sama-sama merupakan tari tradisional. Ada setidaknya tiga ciri-ciri tari ini. Tentunya, anda sudah tidak akan asing lagi dengan ciri-ciri tersebut. Bagaimana pun eksistensi tari ini masih ada hingga sekarang dan karakternya dapat kita amati dan alami sendiri. Mari kita bahas satu per satu, baru kemudian kita coba simpulkan apa yang menjadi pengertian tari yang satu ini. Anda dapat mengambil pendapat ahli, tapi tidaklah sulit menyimpulkan pengertian dari apa yang kita lihat sendiri. Mari kita lihat ciri-cirnya.

  • Penggunaan Musik Tipe Tradisional

Karakteristik pertama yang paling jelas adalah iringan musiknya. Tari tradisional selalu diiringi dengan musik tradisional juga. Tentunya, anda bisa membedakan mana yang modern dan mana yang tradisional, bukan? Musik untuk tari tradisional ini juga sudah ada semenjak jaman nenek moyang kita. Alat-alat yang digunakan pun merupakan alat tradisional yang khas pada jamannya, seperti gong, gendang, seruling, dan sejenisnya. Tidak ada tari tradisional yang diiringi dengan musik modern. Hanya saja, musiknya bisa beragam karena tergantung dari daerah tempatnya dan tarinya berasal. Paduan tari dan musik tradisional sangatlah indah dan berirama, membuat kita ingat akan masa-masa lampau yang penuh kebudayaan.

pengertian tari tradisional

  • Pewarisannya Secara Turun Temurun

Tari tradisional berbeda dengan tari modern pada umumnya. Keberadaannya memiliki nilai tinggi dan menyangkut kebudayaan daerah yang tidak bisa dan tidak seharusnya dilupakan begitu saja. Oleh karena itu, tari tradisional biasanya diwariskan secara turun temurun. Meski telah melewati jaman yang berbeda, tari ini masih dilestarikan hingga sekarang. Tidak hanya dalam satu keturunan, tari ini pada umumnya diturunkan pada generasi muda oleh generasi yang lebih tua. Tentu saja, pengertian tari tradisional perlu memasukkan ciri ini ke dalamnya karena tidak ada tari tradisional yang tidak diwariskan secara turun temurun. Hanya dengan cara inilah tari tradisional tidak hilang ditelan jaman dan perubahan yang dibawanya.

  • Perkembangan di Masyarakat Awam

Perkembangan tari tradisional itu sendiri juga khas dan berbeda dari jenis tari yang lain. Tari ini muncul dari kalangan masyarakat sendiri. Masyarakat itupun juga adalah orang-orang yang mengembangkannya pada jaman dulu kala. Setelah berkembang dan menjadi tari yang rampung dan sempurna, barulah tari ini diajarkan dan diturunkan pada generasi muda dan terus berlanjut hingga sekarang. Memang, sudah ada banyak eksistensi tari lain dewasa ini, dari yang bersifat campuran hingga yang sudah sangat modern sekalipun. Meski begitu, eksistensi tari tradisional masih bertahan hidup dan tetap ada dalam masyarakat, terutama yang masih menjaga tradisi dan budaya daerahnya masing-masing agar tidak hilang tertelan jaman.

Dari penjelasan mengenai setiap ciri tari di atas, kita dapat menyimpulkan pengertian tari tradisional dengan kata-kata yang lebih mudah dipahami. Jadi, tari tradisional adalah jenis tarian yang muncul dan berkembang dalam masyarakat di daerah tertentu yang diiringi dengan musik tradisional dan diwariskan secara turun menurun oleh generasi sebelumnya pada generasi berikutnya. Pengertian ini tentu lebih mudah dimengerti, bukan? Dengannya, kita bisa memilah sendiri mana jenis tari tradisional di antara banyak jenis tari yang ada di jaman sekarang ini. Tari seperti itulah yang perlu dijaga karena keberadaannya merupakan bagian dari kebudayaan kita. Kebudayaan juga bisa menjadi identitas daerah dan negara, sehingga tidak sepatutnya kita mengacuhkannya begitu saja.

Macam Tari Tradisional Menurut Koreografinya

Arti dari tarian tradisional sudah jelas disebutkan di atas. Namun, perlu anda ketahui bahwa ada beberapa macam yang termasuk di dalamnya bila kita pandang dari sudut pandang koreografinya. Setiap macamnya juga memiliki ciri-cirinya tersendiri, tapi masih dalam lingkup karakter tari tradisional. Ada sebanyak tiga macamnya yang perlu kita ketahui. Agar anda bisa membedakan macam tarian tradisional dengan lebih spesifik. Tidaklah sulit untuk membedakannya antara satu dengan yang lainnya. Perhatikan saja ciri dari tiap macamnya dan pastikan apakah ciri itu ada pada tarian yang anda maksudkan. Mari kita mulai pembahasannya satu per satu dalam kesempatan ini untuk mempelajarinya lebih lanjut dan spesifik.

  • Tari Tradisional Klasik dan Ciri-Cirinya

Macam tari tradisional yang pertama adalah Tari Klasik. Tari Klasik biasanya berkembang di kalangan masyarakat lingkungan keraton. Keberadaannya sudah ada semenjak jaman feudal. Kemudian, tarian ini diturunkan di kalangan masyarakat bangsawan. Dari segi penampilannya pun kemudian terlihat bahwa penari-penarinya biasanya berkostum dan berias mewah. Anda lihat pengertian tari tradisional masih termasuk di dalamnya, bukan? Ciri khas dari tari ini adalah estetikanya yang tinggi. Tariannya bukan hanya sekedar tarian saja, tapi memiliki makna yang dalam dan sungguh berarti. Bila harus memberi contoh, tari yang termasuk dalam macam tari tradisional ini adalah Tari Srimpi.

  • Tari Tradisional Rakyat dan Ciri-Cirinya

Jika Tari Klasik berkembang dalam lingkup bangsawan, Tari Rakyat-lah yang berkembang dalam kalangan masyarakt lokal. Tarian ini sudah jauh ada bahkan semenjak jaman primitif dahulu kala. Seperti tari tradisional pada umumnya, macam tari ini diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena lahir dari kebudayaan lokal, tema sosialnya begitu terlihat dari berbagai macam hal yang berhubugan dengannya, seperti penggambaran adat dan kebiasaan masyarakatnya, gerakan tariannya, dan tata rias serta kostumnya yang sederhana. Tari Rakyat memang merupakan kebalikan dari Tari Klasik. Tari Piring adalah salah satu dari banyak contohnya.

  • Tari Tradisional Kreasi Baru dan Cirinya

Mempertahankan keaslian tari tradisional merupakan sebuah keharusan. Namun, bukan berarti kita tidak boleh mengaransemen dan mengembangkannya. Yang terpenting adalah nilai-nilainya tetap ada untuk dipertahankan, bukan untuk diubah atau bahkan dihilangkan. Macam tari tradisional yang sudah mengalami aransemen dan pengembangan disebut dengan Tari Kreasi Baru. Seperti yang bisa anda duga, tari ini diaransement dengan menyesuaikan perkembangan jaman. Hanya saja, orang-orang yang diperbolehkan menciptakannya hanyalah pakar tari saja yang mengetahui bagaimana tetap menjaga nilai-nilai aslinya. Demikianlah pengertian tari tradisional yang bisa kami sampaikan.

Deskripsi: Pengertian tari tradisional dipahami sebagai tarian yang lahir dan berkembang di kalangan masyarakat dan diwariskan secara turun temurun. Ada tiga macam jenisnya.

Loading...
Pengertian Tari Tradisional Secara Umum dan Menurut Jenis Tarinya Masing-Masing | FAJAR ASHAR | 4.5
error: Content is protected !!