Menu

Pengertian Imigrasi – Definisi, Jenis-jenis dan Faktor Penyebab Imigrasi

Pasti kalian pernah atau bahkan sering mendengar istilah imigrasi. Apa pengertian imigrasi? Banyak yang belum mengetahui tentang pengertian, jenis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Di sini, kita akan membahas semuanya. Jadi, jika kalian mencari referensi tentang imigrasi, maka artikel ini sangat tepat untuk kalian. Jadi, perhatikan penjelasan berikut dengan seksama.

Apa Itu Imigrasi?

Imigrasi, dari bahasa latin migration memiliki arti perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lain. Berdasarkan definisi imigrasi tersebut, perpindahan itu punya maksud pasti, yakni tinggal menetap atau mencari nafkah di tempat baru. Jadi, orang yang sedang piknik atau mengunjungi suatu acara di tempat lain tidak dapat dikatakan sebagai imigran. Akan tetapi, para pekerja musiman biasanya tetap dianggap sebagai imigran. Menurut data PBB, sekitar 190 juta orang di dunia ini termasuk imigran. Data tersebut diambil pada tahun 2005.

Jenis-jenis Imigrasi

Imigrasi sendiri dibagi menjadi beberapa jenis. Pembagian ini didasarkan pada beberapa faktor. Untuk lebih detail, berikut jenis-jenis migrasi dan penjelasannya:

  1. Migrasi Masuk

Ini adalah masuknya penduduk ke daerah tujuan tertentu. Penduduk tersebut bisa berasal dari luar provinsi, luar pulau, atau bahkan luar negeri.

  1. Migrasi Keluar

Berkebalikan dari migrasi masuk, migrasi keluar artinya perpindahan penduduk menuju daerah lain. Penduduk tersebut bisa berpindah ke luar provinsi, luar pulau atau luar negeri.

  1. Migrasi Neto

Migrasi neto atau dalam bahasa Inggris disebut net migration adalah istilah yang digunakan untuk selisih jumlah migrasi masuk & keluar.

  1. Migrasi Bruto

Lain halnya dengan migrasi bruto atau gross migration, yang mana ini merupakan istilah untuk jumlah migrasi masuk & keluar.

  1. Migrasi Total

Pengertian imigrasi total adalah seluruh migrasi yang terjadi, baik itu migrasi semasa hidup maupun migrasi pulang.

  1. Migrasi Internasional

Seperti yang sudah disinggung di atas, imigrasi tidak hanya menyangkut perpindahan penduduk antar provinsi atau antar pulau saja, tapi juga antar negara. Perpindahan penduduk antar negara inilah yang disebut dengan istilah migrasi internasional.

  1. Migrasi Semasa Hidup

Pengertian migrasi semasa hidup ialah kegiatan migrasi yang dilakukan berdasarkan tempat kelahiran. Artinya, saat pencacahan atau sensus penduduk, mereka tinggal di daerah lain atau berbeda dari tempat lahirnya. Migrasi ini juga dikenal dengan istilah life time migration.

  1. Migrasi Parsial

Ini merupakan istilah yang menjelaskan jumlah imigran dari satu daerah ke daerah lain sebagai tujuan.

  1. Arus Migrasi

Arus migrasi atau migration stream adalah jumlah banyaknya perpindahan penduduk dari suatu daerah asal ke suatu daerah tujuan di dalam jangka tertentu.

  1. Urbanisasi

Urbanisasi artinya bertambahnya penduduk pada suatu daerah yang disebabkan oleh imigrasi. Urbanisasi juga bisa terjadi karena perluasan kota.

  1. Transmigrasi

Terakhir adalah transmigrasi. Transmigrasi merupakan perpindahan & pemindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain untuk menetap yang mana perpindahan ini ditetapkan dalam wilayah Indonesia untuk kepentingan pembangunan. Perpindahan ini juga bisa dikarenakan faktor lain yang dirasa perlu menurut ketentuan dalam undang-undang.

pengertian imigrasi
pengertian imigrasi

Faktor-Faktor Terjadinya Imigrasi

Selain memahami pengertian imigrasi, kita juga harus mengetahui apa saja faktor yang mendorong terjadinya imigrasi. Ada setidaknya 6 faktor yang harus kalian ketahui. Berikut adalah faktor-faktor tersebut:

  1. Salah satu faktor imigrasi adalah rasa superior pada tempat baru. Atau juga karena adanya kesempatan dalam lapangan pekerjaan yang lebih menjanjikan. Misalnya, seseorang pindah dari suatu daerah ke daerah lain karena di daerah tujuan tersebut terdapat banyak lapangan kerja yang sesuai dengan kemampuannya.
  2. Selain itu, kesempatan untuk mendapatkan pendapatan lebih baik juga bisa menjadi faktor terjadinya imigrasi. Misalnya, orang Jogja pindah ke Kalimantan karena di sana bisa mendapatkan gaji yang jauh lebih besar daripada di daerah asalnya. Seperti kita tahu, UMR di Jogja sangat kecil sedangkan rata-rata pendapatan di Kalimantan bisa berlipat-lipat dari apa yang bisa didapatkan di Jogja.
  3. Kemudian, alasan pendidikan juga termasuk salah satu faktornya. Demi mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, banyak orang luar pulau Jawa yang pindah ke Yogyakarta karena Yogyakarta terkenal sebagai kota pelajar dan terdapat banyak sekali sekolah & universitas dengan tariff terjangkau. Dengan pindahnya mereka ke Yogyakarta, maka kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi akan semakin terbuka lebar. Ini adalah salah satu contohnya.
  4. Faktor selanjutnya adalah alasan lingkungan & keadaan yang lebih menyenangkan. Jika seseorang merasa tidak nyaman dengan lingkungan di daerahnya, ia akan merasa tidak betah dan ingin pindah. Apalagi jika ia merasa sudah ada lingkungan baru yang dirasa cocok dan lebih menyenangkan. Keadaan yang lebih menyenangkan tersebut bisa terjadi karena faktor fasilitas kemasyarakatan, sekolah, tempat tinggal, iklim, orang sekitar, dan lain sebagainya.

Contohnya adalah seseorang yang tinggal di Papua merasa tidak betah karena fasilitas kemasyarakatan yang masih sangat kurang. Karena itulah ia ingin pindah ke Jakarta yang dirasa punya fasilitas segalanya.

  1. Faktor lain yang mendorong terjadinya kegiatan imigrasi adalah adanya tarikan dari seseorang yang diharap bisa menjadi tempat berlindung. Melihat pengertian imigrasi di atas, perpindahan penduduk bisa terjadi di mana saja. Contoh terjadinya imigrasi dari faktor ini adalah seorang anak yang ditinggal orang tuanya ke luar negeri untuk mencari nafkah. Namun karena ingin selalu dekat dengan orang tuanya, anak tersebut akhirnya memilih untuk pindah ke negara tempat orang tuanya bekerja.
  2. Satu lagi faktor imigrasi, yaitu adanya sesuatu yang menarik dari daerah baru. Misalnya, ada seseorang yang ingin pindah ke Bali karena terdapat banyak sekali hiburan. Atau seseorang yang ingin pindah ke kota Yogyakarta karena budayanya yang dianggap menarik. Dan masih banyak lagi contohnya.

Sebenarnya, imigrasi telah lama terjadi sejak dulu. Akan tetapi, konsep modern dari imigrasi baru dibuat pada abad 19. Dengan adanya perkembangan dari negara-negara, maka imigrasi tidak bisa dilakukan dengan bebas lagi karena ada ketentuan-ketentuan negara yang harus dipenuhi seperti penggunaan paspor. Selain itu, ada juga pertimbangan pengawasan perbatasan wilayah, hukum kewarganegaraan, dll. Jika imigrasi terjadi antar negara, maka imigran tersebut dibatasi oleh sebuah hukum yang disebut hukum imigrasi. Sayangnya, saat ini imigrasi sudah dibumbui oleh hal-hal yang bersifat politik bahkan etnis dan budaya. Hal ini menjadi pemicu sering terjadinya ketegangan sosial dan juga konflik.

Itulah pengertian imigrasi dan penjelasan lengkap tentangnya. Penjelasan tentang imigrasi sudah dijelaskan sejak kecil mulai dari sekolah dasar. Namun artikel ini membahas lebih detail dan lebih lengkap tentang imigrasi. Kini, kalian tidak perlu lagi bingung jika ditanya tentang imigrasi. Kita sudah membahas mengenai definisi, jenis hingga faktor pendorongnya secara gamblang.

Deskripsi: Pengertian imigrasi adalah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain. Ada banyak jenis dan faktor yang mendorong terjadinya imigrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *