Menu

Teori Big Bang Jagat Raya

Teori Big Bang Jagat Raya | Teori big bang adalah teori ilmiah yang mendominasi wacana proses pembentukan jagat raya atau alam semesta. Dalam teori big bang dijelaskan bahwa, jagat raya tercipta sekitar 10 milyar sampai 20 milyar tahun yang lalu melalui peristiwa ledakan atau dentuman besar (big bang) kosmis dengan memancarkan materi ke segala arah. Menurut teori big bang, pada awalnya jagat raya menyatu menjadi suatu bulatan yang padat, panas, dan sangat masif. Kemudian terjadi ledakan dahsyat yang menghancurkan dan menghasilkan materi-materi yang berputar terlempar kesegala arah dan membentuk keseluruhan jagat raya.
Teori Big Bang Jagat Raya
Ilustrasi Dentuman Besar
Dalam teori big bang-sebelum membentuk keseluruhan jagat raya-materi hasil big bang ini masih berupa partikel-partikel cikal bakal pembentuk proton, neutron, dan elektron. Pada saat terjadinya ledakan, temperaturnya beberapa milyar derajat celsius. Neutron, proton, dan elektron terbentuk dalam waktu 10^-4 detik setelah terjadi big bang, sedangkan inti yang sangat kecil terbentuk dalam waktu 3 menit. Pada saat itu, temperaturnya sekitar 70 kali temperatur matahari. Materi berada dalam bentuk plasma, yaitu lautan inti yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif. Diperkirakan perlu 500.000 tahun untuk mendinginkan suhu elektron dan inti sehingga cukup dingin untuk membentuk atom. 
Teori big bang dapat menerangkan terjadinya proses pengembangan jagat raya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Teori big bang juga dapat memprediksi adanya latar belakang radiasi kosmik. Sekian uraian tentang Teori Big Bang Jagat Raya, semoga bermanfaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *