Menu

Pengertian Laut: Apa itu Laut?

Pengertian Laut: Apa itu Laut? | Laut adalah bagian muka bumi yang tertutup air dan mempunyai salinitas yang cukup tinggi. Ilmu yang mempelajari tentang laut disebut oseanografi. Laut yang sangat luas dan terletak di antara benua disebut samudra. Contoh laut samudra, misalnya Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dll. Laut adalah perairan yang terletak di antara pulau-pulau (bagian muka bumi yang tertutup air dan punya kadar garam tinggi), misalnya Laut Tengah, Laut Kaspia, Laut Jawa, dll. Sedangkan, laut yang relatif melewati dua pulau yang sangat dekat disebut selat, contohnya selat Malaka. Ada juga bagian laut yang menjorok ke daratan disebut teluk, misalnya Teluk Benggala dan Teluk Jakarta. Terdapat juga laut sengaja digali atau dikeruk untuk menghubungkan daratan dan lautan untuk pelayaran disebut terusan.

Pengertian Laut: Apa itu Laut?
Laut

Jenis-jenis laut dapat dibagi dalam beberapa jenis. Berdasarkan cara terjadinya, laut dibagi menjadi:

  • Laut Transgresi: laut transgesi adalah laut yang terjadi karena genangan air laut terhadap daratan akibat kenaikan permukaan air laut 60-70 m pada zaman berakhirnya zaman es, Hal ini mengakibatkan daerah dataran rendah Indonesia Barat dan Timur yang semula darat berubah menjadi laut dangkal. Contoh: Laut Jawa. Selat Karimata, Laut Cina Selatan. dan Laut Arafuru.
  • Laut Ingresi: laut ingresi adalah laut dalam karena dasar taut mengalami gerakan menurun/turunnya tanah di dasar taut. Contoh: Laut Banda. Laut Flores, Laut Sulawesi, dan Laut Maluku.
  • Laut Regresi: laut regresi adalah laut yang menyempit terjadi pada zaman es. Karena terjadi penurunan muka air laut akibat temperatur di muka bumi pada umumnya turun 4-5 derajat celcius.

Jenis-jenis laut menurut letaknya dibagi menjadi:

  • Laut Tepi: laut tepi adalah laut yang letaknya di tepi benua seakan-akan terpisah oleh deretan pulau atau jazirah. Contoh: Laut Cina Selatan, dipisahkan oleh Kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina.
  • Laut Pertengahan: laut pertangahan adatah laut yang terletak di antara benua-benua. Contoh: Laut Tengah, antara benua Asia-Eropa Afrika.
  • Laut Pedalaman: laut pedalaman adalah laut yang terletak di tengah-tengah benua atau dikeliling daratan. Contoh: Laut Kaspia, Laut Hitam dan Laut Mati.

Jenis-jenis laut berdasarkan kedalamannya dibagi menjadi beberapa zona, yaitu:

  • Zona litoral: zona litoral adalah laut yang terletak antara garis pasang dan garis surut.
  • Zona neritis: zona neritis adalah laut yang terletak pada kedalaman 0-200 meter. Ciri pada zona ini adalah sinar matahari masih bisa tembus. kedalaman < 200 meter. dan merupakan zona paling subur bagi ikan.
  • Zona batial: zona batial adalah laut yang terletak pada kedalaman 200-2.000 meter. secara geologis merupakan batas antara daratan dengan perairan. Ciri zona ini adalah kedalaman 200-2.000 m dan sinar matahari tidak bisa masuk.
  • Zona abisal: Zona abisal adalah laut yang tertetak pada kedalaman atau isobath 1.000-6.000 m.
  • Zona palung: Zona palung adalah laut yang terletak pada kedalaman atau isobath > 6000 m. Contoh: Palung Jawa. Palung Weber, Palung Sulawesi, dan Palung Mindanau.

Sekian uraian tentang Pengertian Laut: Apa itu Laut?, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *