Menu

Pengertian Suksesi Primer dan Sekunder

Pengertian Suksesi Primer dan Sekunder | Apa itu suksesi? Suksesi adalah perkembangan ekosistem menuju kedewasaan dan keseimbangan. Suksesi terjadi sebagai akibat dari modifikasi lingkungan fisik dalam komunitas atau ekosistem. Proses suksesi berakhir dengan sebuah komunitas atau telah tercapai keadaan seimbang (homeostatis). Di alam ini terdapat dua jenis suksesi, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. Pengertian suksesi primer adalah suksesi yang terjadi bila komunitas awal suatu ekosistem terganggu, sedangankan pengertian suksesi sekunder adalah suksesi yang terjadi bila suatu komunitas mengalami gangguan, baik secara alami maupun buatan.
Pengertian Suksesi Primer dan Sekunder
Ilustrasi
Gangguan penyebab suksesi primer mengakibatkan hilangnya komunitas asal tersebut secara total sehingga di tempat komunitas asal terbentuk habitat baru. Gangguan ini dapat terjadi secara alami, misalnya tanah longsor, letusan gunung merapi, endapan lumpur di muara sungai, dan endapan pasir di pantai ataupun karena perbuatan manusia misalnya penambangan timah, batubara, dan minyak bumi. Contoh suksesi primer adalah terbentuknya suksesi di Gunung Krakatau yang pernah meletus pada tahun 1883. 
Suksesi primer di daerah bekas letusan gunung Krakatau mula-mula muncul berupa pioner lumut kerak (liken) serta tumbuhan lumut terjadi pelapukan di tanah tahap berikutnya tumbuh paku-pakuan, biji yang datang dari luar daerah dapat tumbuh dengan subur. Kemudian rumput, tumbuhan herba tumbuh menggantikan tanaman pioner dengan menaunginya. Sementara itu rumput dan belukar dengan akarnya yang kuat terus mengadakan pelapukan lahan. Tumbuhan semak belukar, kemudian pohon mendesak tumbuhan belukar sehingga terbentuklah hutan. Saat itulah ekosistem disebut mencapai kesetimbangan atau dikatakan ekosistem mencapai klimaks, yakni perubahan yang terjadi sangat kecil sehingga tidak banyak mengubah ekosistem itu.
Lain halnya pada suksesi sekunder, gangguan yang terjadi tidak merusak total tempat tumbuh organisme sehingga dalam komunitas tersebut substrat lama dan kehidupan masih ada. Contohnya, gangguan alami misalnya banjir, gelombang laut, kebakaran, angin kencang, dan gangguan buatan seperti penebangan hutan dan pembakaran padang rumput dengan sengaja. Contoh komunitas yang menimbulkan suksesi sekunder antara lain, tegalan-tegalan, padang alang-alang, belukar bekas ladang, dan kebun karet yang ditinggalkan tak terurus.
Sekian uraian tentang Pengertian Suksesi Primer dan Sekunder. Jika ada pertanyaan, saran/kritik, atau apresiasi dapat Anda kirimkan melalui kotak komentar. Terima Kasih, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *