Pengertian Sinopsis, Ciri, Fungsi Dan Langkah Pembuatan

Advertisement

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, sinopsis menjadi salah satu bab yang menarik untuk dibahas. Sinopsis berhubungan erat dengan beberapa media pembelajaran, seperti novel, cerita atau bahkan film. Tentu, untuk bisa memahami sinopsis dengan baik, maka memiliki pengetahuan tentang pengertian sinopsis menjadi hal awal yang harus Anda lakukan.

Seringkali, beberapa orang menganggap remeh pengertian dari sesuatu. Mereka enggan membaca apa definisi awal dari sesuatu tersebut. Padahal, membaca definisi adalah langkah awal untuk memahami sesuatu dengan lebih detail. Begitu pula dengan sinopsis. Anda harus memahami terlebih dahulu definisi lengkap dari sinopsis sebelum mengenal hal-hal lainnya.

Definisi Sinopsis

Lantas, apa definisi detail sinopsis tersebut? Nah, menurut para ahli, arti dari sinopsis adalah ringkasan atau garis besar dari naskah di mana menggambarkan isi dari sebuah buku, film atau bahkan pementasan yang dilakukan secara konkrit ataupun secara abstrak. Dari pengertian tersebut, bisa dilihat bahwa sinopsis merupakan hasil dari aktivitas meringkas sumber.

Dalam penggunaannya, sinopsis biasanya digunakan untuk membuat sebuah prolog dalam naskah. Nah, prolog ini sengaja dibuat sebagai bentuk gambaran awal atau isi singkat dari naskah. Dikatakan ringkasan naskah karena memang pada kenyataannya sinopsis hanya dibuat dengan beberapa halaman atau sekitar seperlima dari total naskah.

Nah, secara garis besar, pengertian sinopsis merupakan sebuah ringkasan dari sebuah naskah. Naskah yang bisa dibuat sinopsis bisa berupa bacaan, film ataupun pementasan. Aktivitas ini sangat menguntungkan untuk membuat garis besar isi. Selain itu, bagi si pembuat sinopsis, hasil sinopsis yang dibuat bisa menjadi bukti bahwa ia sudah membaca dengan penuh dan memahami isi naskah.

pengertian sinopsis
pengertian sinopsis

Ciri Sinopsis

Setelah membahas tentang definisi dari sinopsis, hal lain yang perlu diketahui adalah ciri dari sinopsis tersebut. Mengetahui beberapa ciri dari sinopsis tentu menjadi hal penting agar pengetahuan Anda menjadi lebih luas. Lantas, apa saja ciri dari sinopsis tersebut? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

·    Alur cerita tetap sama

Dalam pembuatan sinopsis, alur cerita akan tetap dipertahankan. Sebagaimana disinggung di awal bahwa pengertian sinopsis merupakan ringkasan dari cerita. Dalam hal ini, cerita yang tersimpan dalam naskah tidak akan diubah sama sekali. Hanya saja, cerita dalam naskah tersebut akan diringkas sedemikian rupa tanpa mengubah urutan kejadian yang ada.

·    Menggunakan bahasa persuasif

Berbeda dengan naskah asli, sinopsis cenderung menggunakan bahasa yang lebih persuasif. Bahasa persuasif ini menjadi ciri khusus dari sinopsis. Tentu, penggunaan bahasa persuasif ini bukan tanpa alasan. Bahasa persuasif digunakan sebagai strategi untuk membuat pembaca sinopsis menjadi lebih tertarik untuk membaca naskah secara komplet.

·    Ada ajakan untuk pembaca

Selain penggunaan bahasa yang persuasif, di dalam sinopsis juga terdapat ajakan bagi para pembaca. Ajakan ini biasanya berisi motivasi untuk membaca karya atau naskah. Hal ini sesuai dengan maksud dari sinopsis yakni memberikan penggambaran yang lebih singkat dari naskah asli.

·    Memberikan kritik pada naskah

Hal lain yang menjadi ciri dari sinopsis adalah memberikan kritik pada naskah. Dalam beberapa kasus, sinopsis juga berisi tentang kekurangan dan juga kelebihan dari naskah tersebut. Adanya kritik dari naskah tersebut tentu bisa menjadi gambaran dari naskah lengkap dan menjadi alasan bagi pembaca sinopsis untuk menyukai naskah yang diringkas.

·    Menyingkat konflik

Naskah akan terlihat istimewa dengan adanya konflik yang menarik dan kompleks. Nah, dalam hal ini, sinopsis akan menyingkat konflik yang ada dalam naskah tersebut. Namun, meskipun konflik sudah diringkas, konflik tetap ditata dengan urutan yang sama dari sumber naskah tersebut.

Loading...

Dengan beberapa penjelasan terkait ciri dari sinopsis tersebut, maka Anda menjadi tahu perbedaan sinopsis dengan beberapa pembahasan yang lain. Pemahaman mengenai ciri dari sinopsis tersebut juga bisa menjadi bantuan bagi Anda yang ingin membuat sinopsis dari suatu naskah.

Fungsi Sinopsis

Selain ciri sinopsis, hal lain yang penting untuk diketahui adalah fungsi dari sinopsis. Nah, adapun beberapa fungsi dari sinopsis tersebut adalah sebagai berikut:

·    Memberikan gambaran yang singkat mengenai isi dari cerita atau sebuah naskah yang ada

·    Memberikan pandangan yang jelas mengenai alur cerita atau kronologis dari naskah yang dibaca

·    Cara untuk mengenalkan isi naskah atau cerita yang ada pada para pembaca dengan tujuan membuat pembaca menjadi tertarik untuk membaca naskah lebih lanjut

·    Digunakan sebagai pedoman bagi pemeran, khususnya untuk naskah drama, guna melakukan improvisasi saat pementasan

Strategi Membuat Sinopsis

Setelah memahami pengertian sinopsis dan beberapa hal penting lainnya, Anda memang bisa mencoba untuk membuat sinopsis dari sebuah bacaan. Hanya saja, agar sinopsis yang Anda hasilkan memiliki detail yang bagus, ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan. Strategi ini juga akan memudahkan proses pembuatan sinopsis.

Nah, adapun beberapa strategi yang bisa digunakan untuk membuat sinopsis adalah sebagai berikut:

·    Tema

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat hendak membuat sinopsis adalah dengan menentukan tema. Tema merupakan roh dalam sebuah cerita. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu tema dari naskah yang Anda baca. Setelah itu, baru cari beberapa gagasan pokok yang ada di dalam naskah tersebut

·    Alur

Jika tema sudah Anda temukan dan yakini, langkah setelahnya adalah memperhatikan alur. Alur adalah jalannya cerita dari awal hingga akhir. Nah, dalam hal ini, Anda harus mempertahankan alur dari awal hingga akhir karena pada dasarnya sinopsis tidak mengubah urutan event.

Hanya saja, Anda tidak boleh bertele-tele dalam menjelaskan alur. Bacalah setiap event dengan baik dan mendalam. Setelah itu, ringkas alur cerita dari naskah tersebut sebagaimana fungsi dari sinopsis.

·    Penokohan

Hal lain yang perlu diperhatikan saat hendak membuat detail sinopsis adalah mengenai tokoh. Dalam hal ini, usahakan Anda membuat sinopsis dengan penekanan yang lebih pada tokoh cerita. Penekanan yang menggambarkan detail karakter tokoh menjadi penting karena akan membuat pembaca sinopsis terkesima dan tertarik dengan naskah yang Anda ringkas.

Proses Membuat Sinopsis

Strategi di atas sebenarnya bisa menjadi pegangan bagi Anda untuk membuat sinopsis. Namun, jika Anda masih merasa cukup susah untuk membuat sinopsis karena belum terbiasa, kita akan membahas proses membuat sinopsis untuk membantu Anda.

Ada beberapa poin proses pembuatan sinopsis yang bisa membantu Anda. Beberapa proses tersebut adalah sebagai berikut:

·    Baca terlebih dahulu naskah yang hendak Anda jadikan sinopsis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui detail cerita, alur dan juga kesan penting dari penulis secara umum.

·    Jika proses pembacaan sudah selesai, maka catat beberapa gagasan penting yang ada dalam naskah tersebut. Dalam hal ini, Anda juga bisa menggunakan stabilo untuk menandai gagasan atau menggarisbawahi beberapa gagasan penting dalam naskah

·    Langkah selanjutnya untuk membuat sinopsis adalah mengembangkan gagasan pokok. Pengembangan gagasan pokok ini ditandai dengan pembuatan kalimat ringkas, jelas dan juga efektif

·    Jika Anda ingin menggunakan dialog, maka berusahalah untuk meringkas dialog dan hanya mencantumkan dialog secara garis besar saja

·    Sinopsis dibuat dengan mempertahankan alur cerita asli dari naskah dan tidak boleh menyimpang dari isi naskah secara lengkap

Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai pengertian sinopsis dan hal-hal lainnya. Semoga bermanfaat.

Deskripsi: pengertian sinopsis perlu dipahami dengan mendalam sebagai landasan pembuatan. Anda juga sebaiknya memahami beberapa cara untuk pembuatan sinopsis tersebut.

Pengertian Sinopsis, Ciri, Fungsi Dan Langkah Pembuatan | FAJAR ASHAR | 4.5